Langsung ke konten utama

GenBI Go Green

 GenBi Go Green – Sosling UIN Mataram X Unram


Go Green merupakan salah satu program devisi Sosling yang dilaksanakan setiap tahun dengan mengusung beragam model kegiatan. Program ini dijalankan sebagai bentuk rasa kepedulian dan tanggung jawab sosial Generasi Baru Indonesia (GenBI) NTB dan Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat. Program Go Green kali ini mengusung tema “Go Green Goes To Everything”. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial dan lingkungan, tema ini memiliki makna dan harapan agar Green action yang dilakukan tetap berlanjut di manapun dan kapanpun.   

Hutan Bakau atau yang sering dikenal dengan hutan bakau merupakan ekosistem yang sangat penting dalam pelestarian sumber daya ikan. Mangrove merupakan habitat ikan, udang, kepiting dan yang lainnya. Fungsi ekologi atau ekosistem biologi mangrove antara lain adalah sebagai tempat memijah (spawning ground), tempat mencari makan (feeding ground), serta tempat berkembang biak (nursery ground) satwa terutama ikan, kepiting, udang yang selama ini memberikan komoditas sebagai primadona yang manfaat ekonomi bagi nelayan. Secara fisik hutan mangrove memiliki peran untuk menahan abrasi pantai, menahan terjadinya intrusi udara laut, menahan angin, menurunkan emisi gas rumah kaca seperti CO, CO2, Sox, dan NOx di udara dan bahan pencemar di perairan pantai.

Dengan demikian, GenBI hadir untuk dapat mengambil peran dalam menjaga satu ekosistem di laut yaitu meningkatkan fungsi ekologi atau yang sering dikenal dengan biologi ekosistem mangrove. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan GenBiers dapat lebih peka terhadap penjagaan kelestarian alam. Selaku pemuda, telah sepatutnya mengisi diri dengan hal-hal yang memiliki kebermanfaatan di dalamnya. Baik itu bagi diri sendiri mauupun orang lain terlebih ekosistem mangrove ini berdampak bagi kehidupan makhluk lainnya, yang akan berdampak pada masyarakat tentunya. 

Acara ini dilaksanakan pada tanggal 5 desember 2021 mulai pukul 08.00 Wita yang bertempat di Dusun Madak I, Desa Persiapam Empol, kecamatan sekotong. Pertaman-tama para Genbiers memindahkan 1.100 pohon mangrove ke tempat acara pembukaan dilangsungkan. Pembukaan pada acara Go Green kali ini, berkesempatan mendapatkan hadiah dan penghargaan dari arahnya mengenai acara Go Green. Serta ketua koordinator wilayah GenBi NTB juga mendapat kesempatan untuk hadir dan memberikan apresiasi dan apresiasi akan kerja para Genbier dalam mensukseskan acara Go Green tersebut.

Di samping itu, pejabat desa juga turut hadir dalam acara Go Green ini dan memberi arahan serta memandu penanaman pohon mangrove. Sebelum penanaman, para Genbiers mendengarkan dan memperhatikan pengarahan penanaman mangrove agar tidak kesulitan saat di lapangan. Setelah pengarahan tersebut, GenBiers yang berjumlah hampir 100 orang tersebut yang terdiri dari 50 orang komsat UIN Mataram dan 50 orang GenBI. Karena acara ini merupakan . kerja sama devisi sosial dan lingkungan UIN Mataram dan devisi sosial dan lingkungan Unram, langsung menuju lokasi penanaman.

Seluruh peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini,  walau medan perjalanan tidak mudah dengan melewati lumpur, kali dan persawan yang kemudian perairan sebagai lokasi penanaman. Masing-masing GenBIers membawa 10 bibit mangrove, selanjutnya ada beberapa orang yang bertigas membawa kayu, sebagai penyangga pertumbuhan mangrove di perairan dan ada juga yang bertugas membawa tali rapia sebagai pengikat antara bibit mangrove dan juga kayu bambo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Itu GENBI ?

Dalam sejarah bermula dari obrolan santai saat berbuka puasa bersama , usai acara penandatanganan perjanjian kerjasama pemberian Beasiswa antara Bank Indonesia dengan Universitas Indonesia, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Institut Pertanian Bogor dan Universitas Negeri Jakarta pada 3 Agustus 2011, muncul wacana untuk membentuk wadah berhimpun (komunitas) untuk menjalin komunikasi dan interaksi, saling menginspirasi, memotivasi serta menjalin sinergi antar sesama mahasiswa penerima Beasiswa Bank Indonesia.  Pada saat itu muncullah  beberapa kesepakatan, diantaranya adalah; nama dan lambang untuk Komunitas Penerima Beasiswa Bank Indonesia adalah Generasi Baru Indonesia (GenBI) , membentuk tim perumus dan kelompok kerja yang bertugas untuk merencanakan pertemuan umum dan deklarasi yang akan dilaksanakan pada 11 November 2011 (11-11-11) serta menyusun rancangan Konstitusi Organisasi (Statuta, AD dan ART). Berbagai cara dilakukan oleh kelompok kerja unt...

Divisi Kewirausahaan GenBI NTB

GENBI KEWIRAUSAHAAN          Devisi kewirausahaan merupakan bagian dari slah satu devisi di GenBI yang beranggotaan 24 orang mahasiswa penerima beasiswa yang terbagi menjadi 12 orang dari komisariat UIN MA dan 12 orang dari komisariat UNRAM.           Di devisi kewirausahaan ini atau yang biasa di sebut team penjualan dari GenBI . Ada beberapa produk unggulan dalam penjualan dari devisi kewirausahaan diantaranya: es genbira, Sate jamur,   Bananagih,   Donat.           Selain itu bukan hanya sekedar melakukan kegiatan berwirausaha tetapi ada tujuan atau pencapaian yang dilakukanoleh devisi kewirausahaan di antaranya Yang dilakukan adalah untuk membuat devisi ini maju yang itu membuat kelompok" yang akan bertugas untuk melakukan penjualan sesuai dgn jadwal yg telah di tetapkan dan di masing" kelompok dibagi juga ada yng bertugas se...

GenBI Puasa (Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Desa) Komsat Universitas Samawa

Generasi Baru Indonesia telah muncul sebagai agen perubahan yang berperan dalam meningkatkan potensi kewirausahaan di desa-desa terutama di desa binaannya.  Salah satu kegiatan yang diusung oleh GenBI komisariat Universitas Samawa, divisi KWU yaitu GenBI Puasa (GenBI Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Desa). Kegiatan ini diadakan tidak hanya untuk mengembangkan kreativitas generasi muda, tetapi juga untuk membangkitkan jiwa semangat berwirausaha. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna, Desa Pamulung, Kelurahan Karang Dima, Sumbawa. Yang disambut dengan gembira oleh pelaku UMKM khususnya ibu-ibu dan para remaja. Salah satu kegiatan utama dari kegiatan ini adalah menyelenggarakan pelatihan dan workshop yang memberikan pengetahuan dasar tentang pengelolaan produk usaha. Adapun pengelolaan produk usaha pada kegiatan ini yaitu abon nangka. Pemilihan produk abon nangka dilakukan karena melihat potensial buah nangka yang tumbuh subur di area desa, dimana buah nangka ini biasanya hanya...