Langsung ke konten utama

Program Bina Desa GenBI NTB 2018




GenBi NTB Adakan Program Bina Desa

Suasana GenBi Mengajar di Dusun Geres, Aik Ampat Lombok Barat
 
            Sebagai komunitas sosial yang diharapkan memberikan andil positif dalam masyarakat, maka pada tahun ini GenBi NTB mengadakan program kerja yang cukup berbeda dari program kerja program kerja sebelumnya yaitu program kerja Bina Desa. Bina Desa sendiri merupakan salah satu program kerja GenBi NTB dimana para anggota GenBi memberikan kontribusi kepada desa-desa tertentu yang masih membutuhkan banyak bantuan. Adapun menurut hasil

wawancara dengan Pak Hanif selaku salah satu Pembina GenBi mengatakan bahwa tujuan utama diadakan kegiatan Bina Desa ini adalah untuk menumbuhkan jiwa sosial di komunitas GenBi. Dengan terjun langsung ke masyarakat, diharapkan GenBi dapat lebih memahami permasalahan-permasalahan yang ada, serta menjadi solusi  atas permasalahan tersebut.
Suasana GenBi Gotong Royong di Desa Pengejek, Lombok Timur
 


Sebenarnya kegiatan ini sudah pernah berjalan ditahun-tahun sebelumnya, hanya saja pada tahun-tahun sebelumnya dilakukan sekali waktu saja sedangkan pada tahun ini sistematika merealisasi program kerja ini cukup berbeda. Anggota GenBi NTB di bagi menjadi 5 kelompok untuk melakukan kegiatan Bina Desa di berbagai wilayah di Pulau Lombok. Adapun wilayah binaan GenBi NTB antara lain : Desa Bagek Polak (Lombok Barat), Dusun Geres, Aik Ampat (Gerung, Lombok Barat), Desa Pengejek (Jonggat, Lombok Tengah), Desa Loloan (Bayan, KLU), Desa Jenggik (Lombok Timur). Desa binaan yang terpilih merupakan hasil survey dari teman-teman GenBi. Pemilihan wilayah dan pembagian kelompok di buat sedemikian rupa agar terciptanya pemerataan wilayah binaan di Pulau Lombok. Kegiatan Bina Desa dilakukan oleh tim setiap 2 minggu sekali tergantung kesepakatan antara tim dan desa binaan yang bersangkutan
 
Setiap kelompok Bina Desa membuat program kerja pembinaan di desa binaannya masing-masing yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, dan sosial lingkungan. Sejak dimulainya kegiatan ini sekitar Bulan Mei 2018, sudah ada beberapa kegiatan yang dilakukan setiap tim Bina Desa antara lain : 

·    Kegiatan gotong royong oleh Tim Desa Bagek Polak (Lombok Barat)
·    Kegiatan Genbi Mengajar oleh Tim Dusun Geres, Aik Ampat (Lombok Barat)
·    Kegiatan gotong royong membersihkan area mesjid oleh tim Desa Pengejek (Lombok Tengah)
·    Kegiatan donasi alat tulis dan sosialisasi gaya hidup sehat oleh tim Desa Loloan (Bayan, KLU)
·    Kegiatan Genbi Mengajar dan Gotong Royong oleh tim Desa Jengik (Lombok Timur)

Kegiatan games edukatif oleh GenBi di Desa Loloan,KLU
Selain kegiatan di atas, masih banyak lagi rencana kegiatan desa binaan yang akan dilakukan seperti program pelatihan prakarya, pembuatan apotek hidup, dsb. Output dari bina desa ini adalah adanya dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat setempat oleh kehadiran GenBi. Selain itu, diharapkan berbagai kegiatan GenBi dapat saling bersinergi satu dengan yang lainnya. Desa binaan setempat juga menyambut baik adanya kegiatan ini seperti H. Saharudin selaku kepala lingkungan desa binaan Aik Ampat, Dasan Geres, Lombok Barat. “Alhamdulillah dengan   adanya bina desa dari teman-teman GenBi kami bisa membaca masa depan lingkungan kami kedepannya, kami berharap kepada teman-teman GenBi semoga desa kami mendapat timbaan ilmu yang terbaik dari segala lini.” Ujar beliau saat diwawancara melalui via whatsapp. (mia)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Itu GENBI ?

Dalam sejarah bermula dari obrolan santai saat berbuka puasa bersama , usai acara penandatanganan perjanjian kerjasama pemberian Beasiswa antara Bank Indonesia dengan Universitas Indonesia, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Institut Pertanian Bogor dan Universitas Negeri Jakarta pada 3 Agustus 2011, muncul wacana untuk membentuk wadah berhimpun (komunitas) untuk menjalin komunikasi dan interaksi, saling menginspirasi, memotivasi serta menjalin sinergi antar sesama mahasiswa penerima Beasiswa Bank Indonesia.  Pada saat itu muncullah  beberapa kesepakatan, diantaranya adalah; nama dan lambang untuk Komunitas Penerima Beasiswa Bank Indonesia adalah Generasi Baru Indonesia (GenBI) , membentuk tim perumus dan kelompok kerja yang bertugas untuk merencanakan pertemuan umum dan deklarasi yang akan dilaksanakan pada 11 November 2011 (11-11-11) serta menyusun rancangan Konstitusi Organisasi (Statuta, AD dan ART). Berbagai cara dilakukan oleh kelompok kerja unt...

Divisi Kewirausahaan GenBI NTB

GENBI KEWIRAUSAHAAN          Devisi kewirausahaan merupakan bagian dari slah satu devisi di GenBI yang beranggotaan 24 orang mahasiswa penerima beasiswa yang terbagi menjadi 12 orang dari komisariat UIN MA dan 12 orang dari komisariat UNRAM.           Di devisi kewirausahaan ini atau yang biasa di sebut team penjualan dari GenBI . Ada beberapa produk unggulan dalam penjualan dari devisi kewirausahaan diantaranya: es genbira, Sate jamur,   Bananagih,   Donat.           Selain itu bukan hanya sekedar melakukan kegiatan berwirausaha tetapi ada tujuan atau pencapaian yang dilakukanoleh devisi kewirausahaan di antaranya Yang dilakukan adalah untuk membuat devisi ini maju yang itu membuat kelompok" yang akan bertugas untuk melakukan penjualan sesuai dgn jadwal yg telah di tetapkan dan di masing" kelompok dibagi juga ada yng bertugas se...

GenBI Puasa (Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Desa) Komsat Universitas Samawa

Generasi Baru Indonesia telah muncul sebagai agen perubahan yang berperan dalam meningkatkan potensi kewirausahaan di desa-desa terutama di desa binaannya.  Salah satu kegiatan yang diusung oleh GenBI komisariat Universitas Samawa, divisi KWU yaitu GenBI Puasa (GenBI Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Desa). Kegiatan ini diadakan tidak hanya untuk mengembangkan kreativitas generasi muda, tetapi juga untuk membangkitkan jiwa semangat berwirausaha. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna, Desa Pamulung, Kelurahan Karang Dima, Sumbawa. Yang disambut dengan gembira oleh pelaku UMKM khususnya ibu-ibu dan para remaja. Salah satu kegiatan utama dari kegiatan ini adalah menyelenggarakan pelatihan dan workshop yang memberikan pengetahuan dasar tentang pengelolaan produk usaha. Adapun pengelolaan produk usaha pada kegiatan ini yaitu abon nangka. Pemilihan produk abon nangka dilakukan karena melihat potensial buah nangka yang tumbuh subur di area desa, dimana buah nangka ini biasanya hanya...